The content presented here requires JavaScript to be enabled and the latest version of the Macromedia Flash Player. If you are you using a browser with JavaScript disabled please enable it now. Otherwise, please update your version of the free Flash Player by downloading here.

Kamis, 19 Januari 2012

RPP BAHASA SUNDA


RPP (RENCANA PELAKSANAAN PEMBELAJARAN)

Satuan Pendidikan : Sekolah Dasar Negeri Buah Batu Baru
Kelas/Semester      : V/1
Mata Pelajaran       : Bahasa Sunda
Alokasi Waktu       : 2x35 menit

I.       Standar Kompetensi
1.      Memahami dan menanggapi bacaan melalui bacaan nyaring

II.    Kompetensi Dasar
1.1  Membaca carita pondok dengan memperhatikan lafal dan intonasi yang tepat

III. Indikator
1.      Membacakan carita pondok dengan baik
2.      Mengutarakan pokok-pokok cerita
3.      Menjawab pertanyaan sesuai isi cerita

IV. Tujuan
1.      Siswa mampu membacakan teks cerita dengan lafal dan intonasi yang tepat
2.      Siswa mampu mengutarakan pokok-pokok cerita secara lisan dengan baik
3.      Dapat meningkatkan pemahaman siswa dengan menjawab pertanyaan sesuai isi carita pondok

V.    Metode Pembelajaran
1.      Ceramah
2.      Penugasan
3.      Tanya jawab

VI. Alat dan Sumber Belajar
a.       Alat peraga
Teks carita pondok
b.      Sumber belajar
Lilis Nurhiyati. 2007. Widya Basa Sunda. Bandung : CV. Thursina

VII. Materi Ajar
Teks carita pondok (terlampir)

VIII.                   Langkah-Langkah Pembelajaran
a.       Kegiatan awal ( 10 menit)
1.      Guru mengkondisikan siswa dengan cara membuka dengan salam, berdoa dan mengabsen siswa.
2.      Apersepsi, guru mengingatkan materi sebelumnya tentang dongeng dengan sistem tanya jawab.
3.      Murid menjawab pertanyaan guru dengan aktif dan antusias.
4.      Guru menyampaikan tujuan pembelajaran yang akan dipelajari.
b.      Kegiatan inti ( 40 menit)
1.      Murid diberi teks carita pondok
2.      Guru menyuruh murid untuk membacakan teks tersebut secara berantai dengan lafal dan intonasi yang benar.
3.      Setelah semua mendapatkan giliran, murid mengutarakan pokok-pokok isi cerita dengan menggunakan kata-kata sendiri.
4.      Lalu murid mendengarkan tanggapan dari guru tentang pelajaran yang sudah dibahas.
c.       Kegiatan akhir ( 20 menit)
1.      Guru dan murid secara bersama-sama menyimpulkan materi yang telah dibahas.
2.      Murid diberi soal evaluasi berupa pertanyaan yang berkaitan dengan cerita.
3.      Soal yang telah dikerjakan lalu dikumpulkan untuk dinilai.
4.      Sebelum pulang, guru mengkondisikan murid dengan cara berdoa dan salam.

IX.      Penilaian
1.      Penilaian proses dilakukan pada saat murid membacakan dan mengutarakan pokok-pokok cerita
Format penilaian membaca carita pondok
No
Nama
Aspek yang dinilai
Lafal
Intonasi
Kelancaran


























Kriteria penilaian:
9-8 = sangat baik
8-7 = baik
7-6 = cukup
6-5 = kurang

Format penilaian mengutarakan pokok-pokok cerita
No
Nama
Kesesuaian cerita















Kriteria penilaian :
9-8 = sangat sesuai
8-7 = sesuai
7-6 = cukup sesuai
6-5 = kurang sesuai

2.      Penilaian hasil berdasarkan kemampuan siswa menjawab pertanyaan yang diberikan oleh guru
a.       Butir-butir soal
1)      Naon judul carita pondok diluhur ?
2)      Saha ari Enin téh ?
3)      Naha abdi bet nyebut Enin ?
4)      Saur bapa, kunaon abdi bet disebat bangor ?
5)      Naha Enin bet sok disebat ‘Si Ratu Cai’ ?
b.      Penskoran
Tiap jawaban yang benar diberi nilai 2
Skor maksimal 10
Nilai = skor perolehan
            skor maksimal


c.       Kunci jawaban
1)      Enin Si Ratu Cai
2)      Enin téh biangna Ibu
3)      Sangkan Enin téh biangna Ibu
4)      Sabab resep ngaheureuyan enin perkawis cai téa
5)      Sabab Enin mah resep pisan kanu cai téh. Mun ninggal cai dina bak mandi ngirangan tangtos bendu

Tidak ada komentar:

Poskan Komentar